
Sumbawa, SamantaNews.com – 22 September 2025 — Suasana riang yang biasanya terdengar di Panti Asuhan Yayasan Al Mizan, Kemang Kuning, Kecamatan Lopok, mendadak berubah menjadi kepanikan. Teriakan dan tangis anak-anak menggantikan lantunan doa dan canda mereka setelah kobaran api melalap bangunan panti akibat konsleting listrik.
Sebanyak 32 penghuni panti, yang terdiri dari anak-anak usia PAUD hingga SMA, satu bayi, satu balita, serta beberapa lansia, selamat dalam Insiden kebakaran ini. Syukur tiada terkira, sang bayi mungil dan balita berhasil dievakuasi dari kepungan api.
Meski tidak ada korban jiwa, namun kebakaran ini meninggalkan luka mendalam. 1 bangunan rumah batu hangus yang tersisa, puing puing sementara tempat tinggal penuh kasih itu kini tinggal kenangan.
Mengetahui musibah tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bergerak cepat. Tim BPBD langsung turun ke lokasi untuk melakukan pendataan awal sekaligus menyalurkan bantuan darurat berupa matras, selimut, minyak goreng, dan kebutuhan mendesak lainnya.
Musibah ini menjadi pengingat bahwa di balik senyum polos anak-anak panti, ada ujian berat yang harus mereka hadapi. Kini, mereka tidak hanya membutuhkan tempat berlindung, tetapi juga uluran tangan dan doa dari semua pihak agar bisa bangkit kembali. (SN)
