
Sumbawa, NTB, SamantaNews.Com – Sebagai upaya mengatasi, menanggulangi, sekaligus mengantisipasi potensi bencana alam, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa menyiagakan personel selama 24 jam penuh.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Sumbawa, Muhammad Nurhidayat, ST . melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sumbawa, Dr. Rusdianto, Ar. menyampaikan bahwa kesiapsiagaan ini dilakukan dengan menempatkan personel di Kantor BPBD serta Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) di seluruh kecamatan.
“Kami selalu menyiagakan personel BPBD di Kantor BPBD Kabupaten Sumbawa selama 24 jam, selain menyiagakan personel Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) di setiap kecamatan yang ada,” ungkap Rusdianto saat ditemui media ini di ruang kerjanya, Senin (19/01).
Langkah tersebut diambil mengingat Kabupaten Sumbawa saat ini mulai memasuki puncak musim hujan. Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), terdapat peningkatan curah hujan akibat aktivitas fenomena La Nina yang berpotensi memicu cuaca ekstrem.
“Langkah kesiapsiagaan penuh perlu dilakukan sebagai upaya menanggulangi bencana alam, mengingat dari perkiraan cuaca oleh BMKG saat ini Kabupaten Sumbawa sedang dilanda cuaca ekstrem,” jelasnya.
Selain kesiapan personel, BPBD Kabupaten Sumbawa juga terus memperkuat koordinasi lintas instansi, mulai dari Basarnas, TNI, Polri, Pramuka, hingga berbagai unsur relawan kebencanaan.
“Seluruh tim tetap kami siagakan 24 jam dan peralatan penanggulangan bencana dalam kondisi siap pakai. Selain kesiapan teknis, kami juga memberikan bekal pelatihan-pelatihan kebencanaan kepada setiap personel maupun masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Rusdianto menegaskan bahwa edukasi kebencanaan ini bertujuan agar masyarakat memahami langkah-langkah penyelamatan diri saat bencana terjadi. Pihaknya juga mengimbau seluruh warga Kabupaten Sumbawa untuk tetap waspada dan segera melaporkan apabila terjadi kondisi darurat di lingkungan sekitar. (SN)
