
Sumbawa, SamantaNews.com — Sore ini, setelah berakhirnya kegiatan Jambore Cabang (Jamcab) Sumbawa 2025, para kakak panitia Pramuka melaksanakan kegiatan pembersihan lokasi bumi perkemahan Olat Ojong yang berlokasi di Desa Kerekeh, Kecamatan Unter Iwes, Kabupaten Sumbawa.
Selama sepekan penuh, bumi perkemahan tersebut menjadi pusat kegiatan bagi 1.737 peserta dari 22 Kwartir Ranting (Kwaran) se-Kabupaten Sumbawa. Dua Kwaran tercatat tidak berpartisipasi pada kegiatan tahun ini, yakni Kwaran Kecamatan Lantung dan Kwaran Kecamatan Orong Telu.
Kegiatan Jamcab berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar, tanpa kendala berarti di lapangan. Seluruh peserta telah kembali ke rumah masing-masing dengan kondisi selamat dan sehat, menandai suksesnya penyelenggaraan Jambore terbesar Pramuka di Kabupaten Sumbawa tahun ini.

“Sekarang tinggal membersihkan lokasi,” ujar Dr. Rusdianto ,Ar. atau akrab di sapa Kak Anto, salah satu senior Pramuka yang ikut memimpin kegiatan gotong royong . “Lokasi ini harus tetap kita jaga kebersihannya, bukan hanya saat kegiatan berlangsung, tapi juga setelahnya. Karena ini akan menjadi aset penting bagi kegiatan Pramuka di Sumbawa,” ungkapnya.
Lebih lanjut Kak Anto menambahkan bahwa bumi perkemahan Olat Ojong memiliki potensi yang besar untuk terus dikembangkan. “Ke depan, tempat ini bisa menjadi pusat kegiatan Pramuka dan kepemudaan. Bahkan cocok dijadikan lokasi camping drone, karena suasananya sejuk, dikelilingi perbukitan, dan berada di tepi sungai yang airnya jernih,” jelasnya.

Tak berlebihan jika kawasan ini disebut sebagai “Cibuburnya Sumbawa”, mengingat keindahan dan keunggulan alamnya. Selain cocok untuk kegiatan kepramukaan, Olat Ojong juga sangat potensial dimanfaatkan untuk pelatihan kepemudaan, diklat, maupun kegiatan outbond bagi generasi muda Sumbawa.
Di akhir kegiatan, panitia menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan Jamcab Sumbawa 2025.
“Terima kasih kami sampaikan kepada seluruh kakak panitia, pembina, dan rekan-rekan yang telah berpartisipasi aktif hingga kegiatan ini berjalan sukses, aman, dan efektif,” tutup pernyataan panitia.

Dengan semangat kebersamaan dan kepanduan, para relawan dan panitia kembali menunjukkan bahwa nilai-nilai Pramuka bukan hanya terpatri dalam kegiatan, tetapi juga diwujudkan dalam tindakan nyata menjaga kebersihan, kelestarian, dan keinginan alam Sumbawa (SN)
