
Sumbawa, Samantanews.com — Usai salat Jumat sekitar pukul 13.00 WITA, RT 02/RW 016 Dusun Buin Rare, Desa Sepyung, diterjang banjir bandang akibat meluapnya aliran Kokar Buen Rare. Hujan deras selama kurang lebih dua jam membuat debit air meningkat cepat hingga mencapai ketinggian 2 hingga 3 meter.
Tim BPBD Sumbawa langsung mendatangi lokasi untuk melakukan asesmen awal. Kepala Desa Sepyung, Sahabuddin, dalam laporan resminya di lokasi mengatakan bahwa diperlukan normalisasi sungai sepanjang satu kilometer untuk mencegah banjir susulan. Ia juga meminta pemerintah daerah mengerahkan alat berat untuk membersihkan jalan lingkungan yang tertimbun lumpur setinggi sekitar 50 cm.

Selain itu, ia turut mengajukan bantuan darurat berupa sembako dan selimut bagi warga terdampak.
Banjir bandang ini mengakibatkan kerusakan sejumlah barang elektronik milik warga, seperti televisi, kulkas, mesin cuci, dan kipas angin. Total terdapat 14 KK atau 85 jiwa yang terdampak dalam bencana ini.
Kepala Pelaksana BPBD Sumbawa, Muhammad Nurhidayat, ST, melalui Dr. Rusdianto Ar, Kabid Kedaruratan dan Logistik, menyampaikan bahwa setelah menerima laporan dari masyarakat, tim langsung dikerahkan menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal serta pendataan kebutuhan warga.
