
Sumbawa Besar, NTB, SamantaNews.com – Peristiwa tragis terjadi di kawasan Pantai Santigi, Dusun Bermang, Desa Luk, Kabupaten Sumbawa. Sepasang suami istri dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam saat menjaring ikan.
Korban perempuan bernama Ni Putu Sutri (38) pertama kali ditemukan pada Senin sore (30/3) dalam kondisi meninggal dunia di sekitar pantai. Sementara itu, suaminya, Made Suratnya (38), ditemukan pada Selasa pagi (31/3) sekitar pukul 09.30 WITA oleh tim gabungan setelah dilakukan pencarian intensif.

Kepala BPBD Kabupaten Sumbawa Muhammad Nurhidayat ST, melalui Kabid II, Dr. Rusdianto AR, menyampaikan bahwa korban ditemukan setelah tim melakukan penyisiran selama kurang lebih 20 menit di kedalaman sekitar 3 meter dari titik awal korban dilaporkan hilang.
“Korban sebelumnya sedang melakukan aktivitas menjaring ikan bersama istrinya. Berdasarkan keterangan saksi, keduanya tidak bisa berenang sehingga diduga tenggelam saat berada di lokasi,” ujarnya.

Sejak sore sebelumnya, tim BPBD telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk TNI dan Polri, untuk melakukan upaya pencarian. Sore itu tidak bisa melakukan penvarian karena sudah mulai gelap, aehingga esoknya diputuskan untuk melakukan pencarian.
Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI/Polri, serta dua tim penyelam telah berada di lokasi sejak pukul 07.00 WITA guna melakukan pengumpulan informasi sebelum melakukan penyisiran darat dan laut.
Proses pencarian juga dibantu menggunakan perahu karet milik BPBD dan BASARNAS untuk mempercepat evakuasi korban.
Diketahui, kedua korban merupakan warga Dusun Suka Damai, RT/RW 04/009, Desa Labuhan Badas, Kecamatan Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa. Keduanya berprofesi sebagai petani, dan aktivitas menjaring ikan dilakukan sebagai kegiatan sampingan saat waktu luang.
“Korban perempuan ditemukan lebih dahulu dalam kondisi meninggal dunia pada sore hari. Sedangkan suaminya baru ditemukan pagi ini oleh tim SAR gabungan yang dipimpin BPBD Kabupaten Sumbawa,” tutupnya.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di laut, terutama bagi yang tidak memiliki kemampuan berenang. (SN)
