
Sumbawa, SamantaNews.com — Kabupaten Sumbawa kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang pendidikan dan lingkungan hidup. Pada tahun 2025, Kabupaten Sumbawa mendominasi perolehan Predikat Sekolah Adiwiyata Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan meraih 6 dari total 7 sekolah yang ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi NTB.
Enam sekolah asal Kabupaten Sumbawa yang berhasil meraih predikat tersebut yakni SDN Selang Kecamatan Unter Iwes, SDN 14 Kecamatan Sumbawa, SDN 1 Moyo Kecamatan Moyo Hilir, SMPN 1 Labuhan Badas, SMPN 1 Utan, serta SMAN 1 Sumbawa. Sementara satu sekolah lainnya berasal dari Lombok Barat, yakni SDN 1 Jembatan Kembar.
Capaian ini dinilai sebagai kado akhir tahun terindah bagi satuan pendidikan di Kabupaten Sumbawa, sekaligus menjadi bukti nyata komitmen sekolah-sekolah dalam mengintegrasikan pendidikan berwawasan lingkungan. Prestasi tersebut pun patut mendapat apresiasi dari Pemerintah Daerah.
Penyerahan penghargaan Sekolah Adiwiyata Provinsi NTB 2025 dilaksanakan pada hari ini, bertempat di Kawasan Wisata Ai Berik, Batuk Liang, Lombok Tengah. Para kepala sekolah penerima penghargaan hadir didampingi oleh Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sumbawa. Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur NTB, Hj. Dinda Damayanti, SE, M.IP, dalam rangkaian Kemah dan Pergelaran Budaya, yang juga dirangkaikan dengan penanaman pohon sebagai momentum tahunan peringatan Hari Ulang Tahun Provinsi NTB ke-67.
Kepala SDN Selang, Abdul Azis, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan memberikan kontribusi sehingga sekolahnya mampu meraih predikat Sekolah Adiwiyata tingkat provinsi. Ia menegaskan bahwa capaian tersebut bukanlah hasil yang instan.
“Prestasi yang kami raih hari ini berawal dari niat dan kesungguhan untuk menghadirkan sekolah yang peduli terhadap lingkungan, mulai dari menjaga kebersihan, membangun budaya hijau, hingga menciptakan inovasi lingkungan yang mampu mengurangi pencemaran,” ujarnya.
Lebih lanjut, Abdul Azis menyatakan bahwa SDN Selang siap melangkah menuju calon Sekolah Adiwiyata Nasional tahun 2026. Ia juga berharap keberhasilan ini dapat menjadi motivasi bagi sekolah-sekolah lain di Kabupaten Sumbawa untuk terus berbenah dan berinovasi dalam menciptakan lingkungan sekolah yang hijau, bersih, dan berkelanjutan.
“Sekolah hijau dan bersih adalah impian kita bersama. Mari kita mulai dari sekarang, semoga apa yang kami lakukan dapat menginspirasi sekolah lain untuk bergerak dan berprestasi,” pungkasnya. (**)
