
Sumbawa, SamantaNews.com — 19 Oktober 2025 – Memasuki hari ketiga pelaksanaan Jambore On The Air (JOTA) dan Jambore On The Internet (JOTI) Internasional, semangat peserta Jambore Pramuka di Kabupaten Sumbawa terus membara. Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, terutama pada sesi JOTI yang menjadi salah satu bagian paling diminati.
Salah satu mentor JOTI, Tia Aprilia Sukmawati, mahasiswi Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) semester 7, mengaku bangga bisa menjadi bagian dari kegiatan ini.

“Saya sangat tertarik dengan JOTI karena di sini adik-adik belajar langsung tentang komunikasi digital antarpramuka di seluruh dunia. Mereka tidak hanya mengenal teknologi, tapi juga belajar etika komunikasi global. JOTI sendiri adalah sarana bagi pramuka untuk saling terhubung dan bertukar informasi melalui jaringan internet,” jelas Tia.
Antusiasme juga terlihat dari peserta muda seperti Intan Jelita Clarita Febriana, siswi kelas 9 SMPN 4 Labuhan Badas, perwakilan Kwaran Labuhan Badas.
“Kami sangat senang ikut kegiatan ini. Selain seru, kami juga dapat banyak pengetahuan baru tentang komunikasi antarnegara melalui radio dan internet. Semoga ilmu ini bisa kami bagikan kepada adik-adik pramuka di masa depan,” ujar Intan penuh semangat.
Sementara itu, Waka Bina Muda Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Sumbawa, Dr. Rusdianto A.R., turut mengapresiasi semangat dan antusias peserta. Menurutnya, kegiatan JOTA-JOTI adalah wadah pembelajaran luar biasa yang menanamkan nilai kemandirian dan semangat belajar sepanjang hayat.

“Belajar tidak hanya di bangku sekolah. Semua tempat adalah ruang belajar. Saya berharap adik-adik menjadi manusia pembelajar yang tidak pernah lelah menuntut ilmu. Belajar bukan sekadar kewajiban, tapi kebutuhan untuk menyesuaikan diri dengan zaman,” pesannya.
“Ingatlah, semua orang adalah guru kita, dan alam raya ini adalah sekolah kita,” tambahnya.
Kegiatan Jambore JOTA-JOTI Internasional ini masih akan berlangsung hingga besok, dengan agenda penutupan yang direncanakan menghadirkan sesi interaktif antarpramuka dari berbagai negara. (SN)
