
Sumbawa, NTB – SamantaNews.com — Minggu 19/25 — Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Polairud) ikut serta dalam kegiatan latihan tanggap bencana atau latihan Search and Rescue (SAR) yang diikuti oleh adik-adik Saka Bhayangkara Kwarcab Sumbawa di Pantai Baru, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (19/10).
Kegiatan ini bertujuan membekali anggota muda Pramuka dengan kemampuan dasar menolong korban tenggelam di laut maupun sungai, sebagai bagian dari kesiapsiagaan terhadap potensi bencana di wilayah perairan.

Sebelum pelatihan dimulai, instruktur dari Polairud memperkenalkan berbagai alat pendukung potensi SAR, termasuk peralatan selam dan teknik penggunaannya. Selain itu, para peserta juga diajarkan cara mengkondisikan diri dan memastikan keselamatan pribadi sebelum melakukan penyelamatan di air.
Instruktur Polairud, I Wayan Gede Putra, menegaskan pentingnya keberanian dan kesiapan mental dalam setiap operasi penyelamatan.
“Adik-adik harus memiliki keberanian dan pengetahuan dasar dalam menolong korban di air. Keselamatan diri sendiri juga harus menjadi prioritas sebelum menolong orang lain,” ujar I Wayan Gede Putra.
Setelah sesi teori, para peserta langsung dikenalkan satu per satu nama dan fungsi peralatan SAR, seperti pelampung, tali penyelamat, serta alat bantu pernapasan bawah air.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan adik-adik Saka Bhayangkara dalam menghadapi situasi darurat, serta menumbuhkan semangat kepedulian terhadap keselamatan di lingkungan sekitar. (SN)
