
Sumbawa, NTB, SamantaNews.Com — Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) Utan menggelar razia petasan atau mercon di sejumlah lokasi yang diduga menjadi pusat penjualan bahan peledak rakitan tersebut, Senin (23/02/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 Wita ini berhasil mengamankan puluhan dus petasan berbagai merek dari sejumlah kios di wilayah Kecamatan Utan, Kabupaten Sumbawa.
Razia dipimpin langsung oleh Kapolsek Utan AKP Awaluddin S.AP., M.M.INOV bersama Camat Utan Sartono, SE, M.Si, Wakapolsek Utan IPDA I Made Aryoka, Kasi Trantib Utan Tabrani, S.Kep, serta personel gabungan dari Polsek Utan dan Koramil 1607-09 Utan/Rhee.
Tim Forkopimca menyisir sejumlah lokasi yang menjadi target operasi, di antaranya kawasan eks Pasar Lama Utan serta beberapa kios dan toko di Desa Jorok dan Desa Motong. Dalam pemeriksaan tersebut, petugas menemukan sejumlah petasan dengan daya ledak tinggi yang disimpan para pedagang.
“Kami melakukan pemeriksaan terhadap kios-kios yang diduga menjual petasan. Setelah dilakukan pemeriksaan, kami menemukan beberapa jenis petasan yang kami sita untuk kepentingan pembinaan dan penegakan hukum,” ujar Kapolsek Utan AKP Awaluddin kepada awak media.
Adapun barang bukti yang berhasil diamankan dalam razia tersebut antara lain petasan merek Smoke WT 1S sebanyak tiga dus, petasan merek Sun Flower sebanyak satu dus, petasan merek Happy Flower sebanyak empat kotak, serta petasan merek Smoke WT 3s sebanyak dua kotak.
Kapolsek menjelaskan bahwa razia ini digelar atas dasar keluhan masyarakat yang merasa resah dengan suara petasan yang mengganggu kekhusyukan ibadah di bulan suci Ramadhan. Selain itu, maraknya aksi saling lempar petasan yang dilakukan anak-anak saat jalan subuh dinilai sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan dan berpotensi menimbulkan kebakaran.
“Kegiatan ini akan terus kami lakukan secara berkelanjutan selama bulan Ramadhan. Kami imbau kepada para pedagang maupun masyarakat untuk tidak memproduksi, menjual, maupun menggunakan petasan karena selain melanggar hukum, juga sangat membahayakan keselamatan,” tegas AKP Awaluddin.
Seluruh rangkaian kegiatan razia berlangsung aman dan lancar. Petugas juga memberikan pembinaan kepada para pemilik kios agar tidak lagi menjual petasan dan beralih ke usaha lain yang lebih bermanfaat serta tidak meresahkan masyarakat. (SN)
