
Sumbawa, SamantaNews.com — Jumat, 24/25 —
Warga Dusun Mekarsari, Desa Perung, Kecamatan Lunyuk, Kabupaten Sumbawa, terpaksa mengambil langkah mandiri memperbaiki jalan kabupaten yang sudah rusak parah selama bertahun tahun. Jalan utama yang menghubungkan antar dusun sekaligus menjadi akses vital menuju pusat kecamatan itu, hingga kini belum mendapat perhatian dari pemerintah daerah.
Dengan semangat gotong royong, warga bahu-membahu memperbaiki jalan menggunakan alat dan material seadanya. Mereka menimbun lubang, meratakan permukaan jalan, serta memperkuat bagian yang berlubang agar bisa dilalui kendaraan dengan lebih aman. Kegiatan ini dilakukan sejak pagi hingga sore hari dan melibatkan seluruh lapisan masyarakat, mulai dari pemuda hingga tokoh masyarakat setempat.
Salah satu warga, Muhammad Pahrozi (29), yang berprofesi sebagai petani, menuturkan bahwa kerusakan jalan tersebut sudah lama menghambat aktivitas ekonomi warga.
“Kami sudah lama berharap ada perbaikan dari pemerintah, tapi sampai sekarang belum ada tindakan. Akhirnya kami perbaiki sendiri. Jalan ini penting sekali untuk kami para petani dan pedagang, karena jadi jalur utama membawa hasil panen ke pasar,” ujarnya.
Kerusakan jalan yang dibiarkan bertahun-tahun membuat warga kesulitan mengangkut hasil pertanian dan kebutuhan logistik. Saat musim hujan, genangan air dan lumpur memperparah kondisi, bahkan beberapa kendaraan warga kerap terjebak di tengah jalan.

Warga berharap langkah inisiatif swadaya ini dapat menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk segera melakukan perbaikan menyeluruh. Jalan tersebut dianggap sebagai urat nadi perekonomian bagi warga Dusun Mekarsari dan desa-desa sekitarnya.
“Kami berharap pemerintah turun langsung melihat kondisi ini. Jangan sampai warga terus menanggung beban sendiri untuk infrastruktur yang sebenarnya menjadi tanggung jawab pemerintah,” tambah salah satu tokoh masyarakat setempat.
