
SUMBAWA, NTB, SamantaNews.com — 23 Juli 2026 – Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Wilayah Kabupaten Sumbawa turut ambil bagian dalam pelaksanaan Gladi Lapang Penanggulangan Bencana yang akan digelar pada 25 Juli 2026 di enam desa se-Kecamatan Moyo Utara. Keterlibatan RAPI difokuskan pada dukungan sistem komunikasi radio guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan efektif dan terkoordinasi.
Kegiatan gladi lapang tersebut diselenggarakan oleh Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kabupaten Sumbawa bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana.
Ketua RAPI Wilayah Kabupaten Sumbawa, Dr. Rusdianto Ar., mengatakan bahwa RAPI siap mendukung kelancaran komunikasi selama gladi lapang berlangsung.
«”Kami hadir untuk memberikan bantuan komunikasi sehingga proses gladi lapang saat menggunakan radio komunikasi dapat berjalan dengan lancar,” ujar Dr. Rusdianto Ar.»
Ia menjelaskan bahwa komunikasi merupakan salah satu unsur yang sangat penting dalam penanganan bencana. Dengan dukungan radio komunikasi, koordinasi antara posko, relawan, pemerintah desa, BPBD, serta seluruh unsur yang terlibat dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan efektif, terutama apabila jaringan komunikasi umum mengalami gangguan.
Gladi lapang yang melibatkan enam desa di Kecamatan Moyo Utara ini bertujuan untuk memperkuat sistem ketangguhan masyarakat melalui simulasi penanganan bencana secara terpadu. Selain menguji kesiapan personel dan peralatan, kegiatan ini juga menjadi sarana meningkatkan koordinasi lintas sektor dalam menghadapi situasi darurat.
Melalui kolaborasi antara MDMC Sumbawa, BPBD Kabupaten Sumbawa, RAPI, pemerintah desa, serta berbagai unsur relawan kebencanaan, diharapkan masyarakat semakin siap menghadapi berbagai ancaman bencana serta mampu melakukan langkah-langkah penanganan secara cepat, terkoordinasi, dan tepat sasaran demi meminimalkan risiko yang dapat ditimbulkan. (SN)
