
SUMBAWA NTB, SamantaNews.Com – 26 Juli 2026 – Aksi sigap Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Sumbawa menjadi salah satu atraksi yang menarik perhatian ratusan peserta dan warga dalam kegiatan puncak Gladi Lapang Bencana Enam Desa se-Kecamatan Moyo Utara, Minggu.
Dalam simulasi tersebut, seekor ular piton berukuran sekitar enam meter berhasil diamankan oleh personel Damkar Kabupaten Sumbawa. Simulasi menggambarkan situasi ketika warga Desa Pungkit dibuat panik dan histeris akibat kemunculan ular piton besar yang melintas di depan rumah warga.
Dengan menggunakan peralatan khusus dan teknik evakuasi satwa liar, petugas Damkar berhasil menangkap ular tersebut secara aman. Keberhasilan evakuasi itu pun membuat situasi kembali kondusif dan mendapat apresiasi dari masyarakat yang menyaksikan jalannya simulasi.
Atraksi penanganan ular piton tersebut merupakan bagian dari rangkaian simulasi penanggulangan bencana yang dirancang untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang langkah-langkah menghadapi berbagai kondisi darurat, termasuk ancaman satwa liar yang kerap muncul saat terjadi banjir.
Tim Damkar Kabupaten Sumbawa turut mengambil bagian dalam menyukseskan Gladi Lapang Bencana yang diselenggarakan oleh Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kabupaten Sumbawa bekerja sama dengan BPBD Kabupaten Sumbawa.
Selain simulasi penanganan ular piton, kegiatan gladi lapang juga menampilkan berbagai skenario penanggulangan bencana lainnya, seperti evakuasi korban banjir, pencarian dan penyelamatan oleh Basarnas, pertolongan pertama oleh PMI, serta koordinasi lintas instansi dan relawan melalui Tim Siaga Bencana Desa (TSBD).
Melalui kegiatan ini, diharapkan kemampuan masyarakat dan seluruh unsur penanggulangan bencana semakin meningkat, sehingga mampu merespons setiap potensi bencana secara cepat, tepat, dan terkoordinasi. (SN)
