
Sumbawa Besar Samantanews.com – Pasca kebakaran yang terjadi di Dusun Ai Mual, Desa Labuhan Kuris, Kecamatan Lape, Wakil Bupati Sumbawa, Mohammad Ansori, didampingi jajaran BPBD Kabupaten Sumbawa, Dinas Sosial, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP), serta Dinas Ketahanan Pangan, sera Camat dan Sekcam Lape, turun langsung menemui korban kebakaran untuk menyerahkan bantuan darurat.
Dalam kunjungan tersebut, pemerintah daerah memberikan bantuan berupa terpal, selimut, matras, paket pangan, beras, mi instan, makanan anak, air mineral, serta berbagai kebutuhan dasar lainnya guna meringankan beban para korban terdampak.
Wakil Bupati Sumbawa, Mohammad Ansori, menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas musibah yang dialami warga. Ia berharap para korban diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan tersebut.
“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Sumbawa menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas musibah ini. Semoga bantuan yang kami salurkan dapat membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak,” ujar Wabup.
Pada kesempatan itu, Wakil Bupati juga menyerahkan bantuan secara simbolis kepada salah seorang korban, Beni Agustiawan, yang rumahnya hangus terbakar dalam peristiwa tersebut.
Selain itu, Wabup mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama di tengah musim kemarau yang rawan memicu terjadinya kebakaran.
“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas. Pastikan sumber api dalam kondisi aman dan jangan meninggalkan kompor atau peralatan yang berpotensi menimbulkan kebakaran tanpa pengawasan,” pesannya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumbawa, Muhammad Nurhidayat, ST, melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Dr. Rusdianto, AR, menjelaskan bahwa kebakaran tersebut diduga dipicu oleh percikan api saat proses pengisian bahan bakar minyak (BBM).
Akibat kejadian tersebut, api dengan cepat menjalar dan menghanguskan sebuah rumah beserta bengkel yang berada di lokasi kejadian. Sebanyak 11 unit kendaraan bermotor, satu unit sepeda listrik, serta sekitar 40 tabung gas elpiji ludes terbakar.
Tidak hanya itu, seluruh isi rumah dan warung bengkel milik korban juga ikut hangus, termasuk ratusan botol oli dan ratusan ban dalam kendaraan roda dua yang tersimpan di lokasi usaha tersebut.
“Diduga api berasal dari percikan saat pengisian bensin sehingga dengan cepat menyebar dan membakar rumah serta puluhan sepeda motor yang saat itu sedang dalam proses perbaikan di bengkel,” ungkap Rusdianto.
BPBD Kabupaten Sumbawa kembali mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau. Warga diimbau memastikan kompor dalam keadaan mati saat meninggalkan rumah, memeriksa instalasi listrik secara berkala, serta menjauhkan bahan mudah terbakar dari sumber api.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau. Kesadaran dan kehati-hatian menjadi langkah penting untuk mencegah terjadinya kebakaran,” tutupnya. (SN)
